Kembali ke Berita

Peresmian Pembuatan Insinerator dan Bak Sampah Terpilah

oleh kkn unsil
Peresmian Pembuatan Insinerator dan Bak Sampah Terpilah
Peresmian Pembuatan Insinerator dan Bak Sampah Terpilah Resmi Dilaksanakan Upaya peningkatan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat terus dilakukan. Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya kegiatan peresmian insinerator dan bak sampah terpilah yang berlangsung di Dusun Sukamandi pada tanggal 8–12 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Insinerator yang diresmikan berfungsi sebagai sarana pengolahan sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan kembali, sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah di lingkungan. Sementara itu, bak sampah terpilah dibangun secara permanen menggunakan material hebel dan dibagi ke dalam beberapa sekat, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Fasilitas ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. Proses pembuatan insinerator dan bak sampah terpilah dilaksanakan secara bertahap selama kegiatan berlangsung. Pembangunan diawali dengan persiapan lokasi dan pembuatan pondasi untuk memastikan kekuatan serta keamanan bangunan. Insinerator dirancang dengan sistem pembakaran tertutup yang disesuaikan dengan kebutuhan pengolahan sampah residu masyarakat. Sementara itu, bak sampah terpilah dibangun menggunakan hebel karena material tersebut ringan, kuat, serta tahan terhadap cuaca, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang di lingkungan desa. Kegiatan peresmian tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa pembangunan insinerator dan bak sampah terpilah ini merupakan hasil kerja sama dan kepedulian bersama dalam mengatasi permasalahan sampah di lingkungan sekitar. Selain peresmian, kegiatan ini juga disertai dengan penjelasan singkat mengenai jenis-jenis sampah dan tata cara pemilahan yang benar. Masyarakat diberikan pemahaman tentang perbedaan sampah organik, anorganik, dan B3 serta pentingnya pengelolaan masing-masing jenis sampah demi menjaga kesehatan lingkungan. Kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi penggunaan insinerator untuk pembakaran sampah residu. Dengan diresmikannya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat sarana yang telah tersedia secara berkelanjutan. Keberadaan insinerator dan bak sampah terpilah diharapkan menjadi solusi awal dalam mengurangi permasalahan sampah serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

Bagikan berita ini: